Dalam pelayanan bimbingan
dan konseling prinsip yang digunakan bersumber dari kajian filosofis hasil dari
penelitian dan pengalama praktis tentang hakikat manusia, perkembangan dan
kehidupan manusia dalam konteks sosial budayanya, pegertian, tujuan, fungsi,
dan proseses, penyelenggaraan bimbingan dan konseling. Rumusan prinsip-prinsip
bimbingan dan konseling pada umumnya ialah berkenaan dengan sasaran pelayanan,
masalah klien, tujuan dan proses penanganan masalah, program pelayanan,
penyelenggaraan pelayanan.
Diantara prinsip-prinsip
tersebut adalah :
1.
Prinsip-prinsip
berkenaan dengan sasaran pelayanan
Sasaran pelayanan bimbingan dan konseling
adalah individu-individu baik secara perorangan aupun kelompok yang menjadi
sasaran pelayanan pada umumnya adalah perkembangan dan perikehidupan individu,
namun secara lebih nyata dan langsung adalah sikap dan tingkah lakunya yang
dipengaruhi oleh aspek-aspek kepribadian dan kondisi sendiri, serta kondisi
lingkungannya, sikap dan tingkah laku dalam perkembangan dan kehidupannya itu
mendorong dirumuskannya prinsip-prinsip bimbingan dan konseling sebagai berikut
:
1.1. BK
melayani semua individu tanpa memandang
umur, jenis kelamin, suku, agama dan status sosial ekonomi.
1.2. BK
berurusan dengan pribadi dan tingkah
laku individu yang unik dan dinamis.
1.3. BK
memperhatikan sepenuhnya tahap-tahap dan
berbagai apek perkembangan individu.
1.4. BK
memberikan perhatian utama kepada perbedaan individual yang menjadi orientasi
pokok pelayanannya.
2.
Prinsip-prinsip
berkenaan dengan masalah individu
Berbagai faktor yang mempengaruhi
perkembangan dan kehidupan individu tidaklah selalu positif, namun
faktor-faktor negatif pasti ada yang berpengaruh dan dapat menimbulkan
hambatan-hambatan terhadap kelangsungan perkembangan dan kehidupan individu
yang berupa masalah. Pelayanan BK hanya mampu menangani masalah klien secara
terbatas yang berkenaan dengan :
2.1. BK
berurusan dengan hal-hal yang menyangkut
pengaruh kondisi mental atau fisik individu terhadap penyesuaian dirinya
dirumah, disekolah serta dalam kaitannya dengan kontak sosial dan pekerjaan,
dan sebaliknya pengaruh lingkungan terhadap kondisi mental dan fisik individu.
2.2. Kesenjangan
sosial, ekonomi dan kebudayaan merupakan
faktor timbulnya masalah pada invidu yang kesemuanya menjadi perhatian utama
pelayanan BK.
3.
Prinsip-prinsip
berkenaan dengan program pelayanan
Adapun prinsip-prinsip yang berkenaan dengan
pelayanan layanan BK itu adalah sebgaai berikut :
3.1. BK
merupakan bagian integrasi dari proses pendidikan dan pengembangan, oleh karena
itu BK harus diselaraskan dan dipadukan dengan program pendidikan serta pengembangan
peserta didik.
3.2. Program
BK harus fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan individu, masyarakat dan
kondisi lembaga.
3.3. Program
bimbingan dan konseling disusun secara berkelanjutan dari jenjang pendidikan
terendah sampai tertinggi.
4.
Prinsip-prinsip
berkenaan dengan pelaksanaan pelayanan
Pelaksanaan pelayanan BK baik yang bersifat
insidental maupun terprogram, dimulai dengan pemahaman tentang tujuan layanan,
dan tujuan ini akan diwujudkan melalui proses tertentu yang dilaksanakan oleh
tenaga ahli dalam bidangnya, yaitu konselor profesional. Prinsip-prinsip yang
berkenaan dengan hal tersebut adalah :
4.1. BK
harus diarahkan untuk pengembangan individu yang akhirnya mampu membimbing diri
sendiri dalm menghadapi permasalahannya.
4.2. Dalam
proses BK keputusan yang diambil dan akan dilakukan oleh individu hendaknya
atas kemauan individu itu sendiri bukan karena kemauan atau desakan dari pihak
lain.
4.3. Permasalahan
individu harus ditangani oleh tenaga ahli dalam bidang yang relevan dengan
permasalahan yang dihadapi.
4.4. Kerja
sama antara guru
4.5. pembimbing, guru-guru lain dan orang tua anak
amat menentukan hasil pelayanan bimbingan.
4.6. Pengembangan
program pelayanan BK ditempuh melalui pemanfaatan yang maksimal dari hasil
pengukuran dan penilaian terhadap individu yang terlibat dalam proses pelayanan
dan program bimbingan dan konseling itu sendiri (Hanen, 2002).
Sumber :
Kurniati, Erisa. (2018).
Jurnal Bimbingan dan Konseling; Prinsip dan Asas Volume 3 Nomer 2, hal 1 – 77,
Juli – Desember 2018. Jambi : Universitas Batanghari
0 comments: